Kamis, 16 September 2010

Sepatu dan Si Kaki

Gue mau berbagi sedikit nih rahasia tentang diri gue. Ra-ha-si-a. Sebenernya kalo udah di post disini bukan rahasia lagi kan namanya ha ha. Gue punya masalah sama kaki gue, lebih tepatnya BAU KAKI. Gue itu tipe orang yang gampang banget keringetan, mulai dari muka, tangan, ya sampai kaki. Paling bermasalah sih di kaki. Yah sampe-sampe ada satu sepatu gue yang udah ancur nggatau gara-gara di makan zaman apa gara-gara bau kaki gue. Kemarin gue sempet beli majalah (*gue jarang lho beli majalah!), nah disitu gue nemuin 10 tips mengatasi bau kaki. Mungkin temen-temen ada yg udah tau atau punya majalahnya. Tapi gue cuman mau sharing aja. Tanpa basa-basi lagi, ini dia tipsnya :)

1. Mencuci kaki dengan sabun kesehatan sampai ke sela-sela jari, menyikatnya dan mengeringkannya dengan sempurna untuk mengurangi jumlah bakteri. Lakukan hal ini setiap pagi, sepulang sekolah/kuliah/kerja dan sebelum tidur.

2. Merendam kakimu dalam baskom berisi air garam seminggu sekali dan langsung mengeringkannya dengan air bersih. Garam dapat mengurangi kelembapan kulit sehingga kamu tidak cepat berkeringat.

3. Menggunakan bedak deodoran khusus kaki yang mengandung aluminum chloride hexahydrate dengan harum peppermint yang segar.

4. Menggunakan deodoran cair yang dioleskan di permukaan kaki dan menunggunya kering sebelum memakai kaus kaki.

5. Memilih bahan kaus kaki yang cocok untuk kita dengan cara mencoba berbagai macam bahan sampai menemukan yang membuat kakimu terasa paling kering. Kalau perlu, ganti kaus kaki dua kali sehari, bukan dua hari sekali.

6. Mencuci sneakers-mu secara berkala dan keringkan secara alami di bawah sinar matahari. Jika memungkinkan gunakan dua sepatu berbeda secara bergantian.

7. Segera melepas sepatu dan kaus kaki setelah beraktivitas seharian. Pilih sepatu yang berbahan kanvas yang memberi ruang bernafas bagi kaki. Hindari sepatu berbahan karet solid atau sintetis.

8. Mengangin-anginkan sepatu setelah digunakan dengan cara merenggangkan tali-talinya dan membuka lidahnya lebar-lebar.

9. Menghindari makanan berbau tajam seperti bawang putih, bawang bombay dan lada. Sebaiknya perbanyak makanan yang mengandung zat besi seperti daging sapi, daging domba, dan kacang almond.

10. Mengurangi stres yang menambah produksi keringat karena hal tersebut bisa menjadi makanan lezat buat para bakteri.

(sumber : Cosmo Girl edisi September 2010)

Rabu, 25 Agustus 2010

52 years for fighting

15 Agustus 1958 - 15 Agustus 2010
Berarti tahun ini usia bapak udah 52 tahun. Manusia memang semakin ke depan bakalan semakin menua. Udah sangat banyak jerih payah bapak buat keluarga. Terima kasih Tuhan, untuk seorang ayah yang telah Kau beri. Setiap omelannya, setiap nasihatnya, setiap tertawanya, setiap tangisannya, setiap kasih sayangnya tidak akan pernah aku lupa. Berikan dia kesehatan selalu, Tuhan. Berikan dia hati yang selalu mau bersyukur kepada-Mu atas segala pemberian-Mu, berikan dia kekuatan untuk memimpin keluarga. Terima kasih Tuhan untuk bapak :)

A, B, and the Past

Suatu ketika si A becerita kepada anaknya, tentang kenangan masa lalunya bersama si B. Saat ini B sudah tenang di surga, meninggalkan istri dan 3 orang anak. Anak B yang pertama telah menyelesaikan masa sekolahnya, dan berniat melanjutkan kuliah di universitas negeri di Jakarta. Berhasil mendapatkan jurusan Sastra Inggris melalui SNMPTN, siapa yang tidak bangga, mendahului para peserta ujian yang lain. Tetapi, sepeninggal B siapa lagi yang bisa membiayai kuliah anaknya yang pertama itu. Sedangkan istri B pontang-panting mencari uang untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari dan ketiga anaknya.

Datanglah sms dari istri B kepada A, meminta tolong membantu anaknya untuk biaya kuliah. Taulah sekarang biaya kuliah seperti apa, mahalnya bukan main. Oh iya, A dan B ini masih ada hubungan saudara. Singkat cerita, terbaca sms dari istri si B oleh istri si A. Karena hanya sekedar membaca tulisan, timbul perasaan yang macam-macam ngga karuan. Mungkin sangking negatifnya, akhirnya istri si A cerita sama anaknya tentang masalah tersebut. Istri si A sih ngga berani untuk menumpahkan isi pikirannya kepada A.

Akhirnya, anak si A bilang kepada A. "Apa benar bapak membantu anak si B untuk biaya kuliahnya?". "Tahu darimana kamu? Saya belum ada konfirmasi apa-apa kepada mereka. Kalau memang saya bantu juga, saya tidak mungkin membantu perkuliahannya 100% sampai lulus. Mungkin biaya awalnya saja". Anak si A ini hanya diam. Kemudian si A menceritakan kenangannya bersama si B itu ...

... Dahulu waktu saya masih kecil, kamu tahu kan Bapak ini hidup susah, kakek kamu meninggal saat saya masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Akhirnya nenek kamu yang bekerja keras untuk bapak dan adik-adik. Saya dan B sering main bersama. B memiliki ladang padi yang cukup lumayan. Suatu ketika, dia menggarapnya sendiri. Menanam benihnya, merawat dengan baik hingga tiba saatnya untuk panen. Saat panen, B menjual beras hasil panen di pasar, hasil keringat dia. B datang ke rumah bapak, dan berkata " ini hasil saya menjual beras buat kamu sama adik-adikmu, pergi sana ke pasar mingguan beli apapun yang kalian mau" ...

Menurut A, hal tersebut sampai kapanpun ngga akan bisa dilupakan. Kenangan yang sungguh manis. A mengganggap kenangan tersebut sebagai hutang budi, yang ga akan pernah bisa dibayar. Sehingga, walaupun memang keluarga B yang susah hidupnya, A tidak akan pernah jemu untuk membantu.

------------------------------------------------------------     cerita ini beneran ada, salah satu kisah hidup seseorang di keluarga gue. saat diceritain ke gue, gue sadar, bahwa gue ngga bisa menilai seseorang sebelum gue kenal banget sama dia. bahkan kehidupannya.

Rabu, 18 Agustus 2010

There you August

Hey ya guys, long time no see. Udah lama banget nih blog ngga gue rambah, begitu juga banyak banget kejadian yang udah di lewatin. Entah itu marah, sedih, senang, badmood, kesel, mesam-mesem, yayaya masih banyak lagi. Misalnya aja, Praktek Kerja Lapangan atau yang di kampus gue disebut Geladi baru aja selesai, HUT RI yang ke 65, Ulang tahun bokap gue yang ke 52 (wah balep-balepan nih sama HUT RI haha), bulan puasa *marhabban ya ramadhan, adek gue yang tahun ini masuk Perguruan Tinggi, dan masih banyak lagi.

Untuk ke depannya, tinggal menghitung hari aja memasuki masa perkuliahan. Kadang kangen juga masa-masa kuliah pas lagi geladi atau di rumah. Tapi giliran lagi padet-padetnya kuliah, gue ngeronta-ronta, jedotin kepala, sampe mau bunuh diri pengen pulang ke rumah (lebay). Walaupun di rumah sering diomelin sama bokap atau nyokap, dan keinginan gue yang kadang tidak diharapkan oleh adek gue, tapi berat boo yang namanya ninggalin rumah. Gimana ngga berat, nanti pas kuliah, gue makan ngga bisa tinggal liyat meja makan, harus jalan kaki dulu nyari makan. Mau jajan mesti pake duit sendiri, ngga bisa minta-minta lagi. Mau tidur ngga bisa pake AC. Oke ini udah kelewatan, gue bukan anak manja seperti yang kalian bayangin.

Haah, menghitung kepergian gue ke Bandung yang beberapa hari lagi, berarti di rumah tinggal nyokap, bokap, dan adek gue yang paling kecil. Soalnya, adek gue yang cowok udah masuk kuliah, yang sama wilayahnya sama gue. Bandung. Here we go guys, Buzzzzz!

Jumat, 04 Juni 2010

Mulutmu Harimaumu

" Diam itu emas,
karena itu berbicaralah
paling sedikit. Sebagian orang
begitu bodoh
saat menyela pembicaraan, itu
yang membuat mereka
tidak memiliki kesempatan untuk
berpikir sebelum mereka
menjawab.
Jika anda berpikir
dua kali sebelum berbicara,
anda akan berbicara
dua kali lebih baik. Lebih baik
tidak mengatakan apa-apa
daripada
berbicara tanpa tujuan. Dan
jika harus berbicara,
pertimbangkanlah apa yang pantas dan
apa yang mendatangkan
kebaikan "
- William Penn -

" Kita tidak hanya harus mengucapkan hal yang benar pada saat yang tepat,
tetapi yang jauh lebih sulit, kita tidak boleh mengucapkan hal yang salah pada
saat-saat yang menggoda kita untuk bicara "
- sebuah kalimat bijak -

Rabu, 02 Juni 2010

misterious June

yeah, it is June. do you know why i call it MISTERIOUS ? it is because i must prepare hard and i must facing THE FINAL EXAM. oh God, i can't do that alone. let Your blessings arround me. I can't do it without You. Have you prepare for your FINAL EXAM guys ??? Are you really READY FOR THIS ???

Selasa, 01 Juni 2010

Miracle Happens

Sekilas mungkin temen-temen ngelihat judulnya "WOW" banget, dan mungkin temen-temen berpikir "ini pasti tentang mukjizat !! (dengan lantangnya)". Sorry, ini bukan tentang gue yang tiba-tiba bisa terbang, atau mungkin gue yang kemarin gemuk tiba-tiba hari ini gue jadi kurus kering, atau tiba-tiba pantat gue yang pindah ke dada, yang akhirnya mirip sama payudara gue. BIG NO guys! Post gue kali ini memang tentang mukjizat, tapi berupa cerita, dan cerita itu ada di dalem sebuah komik.

Selasa kemarin, tepatnya 25 Mei 2010 gue nganter adek gue sama nyokap, tante dan adek gue satu lagi ngecek tempat ujian di daerah taman pramuka. Singkat cerita, gue ke BIP terus beli komik (yang sebenernya ini bisa juga dibilang punya gue, kan gue nyumbang ceban, haha). Dari komik yang gue beli, terdapatlah satu komik yang berjudul "Miracle Happens" ini. Kenapa sampai gue post di blog ? Oke, jujur aja, gue masih belom dapet inspirasi mau nulis apa disini, something new gitulah. Trus yang kedua, gue ngerasa ini komik lumayan buat dibaca (gue saranin sih perempuan ya, soalnya jelas-jelas dipampang "musim pink". tapi buat para pria yang mau baca juga gapapa kok c: ), dan banyak makna you can call it "something" yang bisa lo ambil dari komik ini, dan pastinya everything berhubungan sama yang namanya L.O.V.E. Langsung aja, komik ini terdiri dari 4 cerita. Pertama judulnya Miracle Happens itu sendiri. Yang kedua judulnya Be My Boyfriend, ketiga judulnya I Love You, Sir, dan yang terakhir judulnya Pride.

Untuk Miracle Happens, bercerita tentang seorang suster yang udah 3 tahun berkecimpung di profesinya tersebut dan dia belum mempunyai pacar, sampai akhirnya dia bertemu sama pasien yang kecelakaan sehingga ngebuat si pasien harus diamputasi yang tandanya itu berarti dia harus kehilangan kedua kakinya. Apa gunanya si pasien ini hidup tanpa dua kaki, sedangkan profesinya aja sebagai pelatih sepak bola di sekolah anak-anak. Tetapi, sang suster terus memberi dia semangat dan motivasi untuk tetap bertahan kemudian .....  "Kupikir lebih baik mengajarkan semangat bermain bola, daripada sekedar mengajarkan tehnik"

Yang kedua ini, gue paling sreg, dan mungkin paling KONTROVERSIAL. Yak Be My Boyfriend bercerita tentang CINTA TERLARANG (lagi). Kontroversial disini bukan tentang cinta beda keyakinan, atau cinta sama hewan piaraannya sendiri, atau bahkan cinta sama laptopnya (aduh!). Pada sesi ini cinta terlarang yang udah banyak beredar, yaitu PERSELINGKUHAN. Gue tau apa dialog yang temen-temen tangkep :

Mama : "udahlah pa! jujur aja sama mama ! ini lipstik siapa hah?! "
Papa : "apasih ma ?! nggausah curigaan gitu deh sama papa! itu kemarin papa dikejar bencong mamaaah "
Mama : "alah, papa ini alasan aja, ngeles aja kerjanya. papa SELINGKUUH!! SELINGKUUUUH!! mama ngga terima ! kita mending pisah ranjang aja !"
Papa : "mah! mah! jangan kitu atuh mah. nanti malem papa bobok sama siapah?"

-______-" oke temen-temen adegan kayak gitu ngga bakal ada di cerita ini. seorang siswi SMU kelas berapa gue nggatau, belum punya pacar sampe sekarang (disitu ditulisnya "sekarang") gara-gara dia punya first love-nya past first sight ketemu waktu dia kelas 3 SMP. bagi tuh cewek, ngga ada cowok yang sreg sama dia selain cowok yang ditemuinnya pas kelas 3 SMP. suatu hari dia berkesempatan ketemu sama pria yang diidam-idamkannya itu pada suatu acara. dia berpikir "ini kesempatan buat gue kenal sama dia". Akhirnya mereka dekat, dekat, lalu tercipta hubungan yang jauh. dan ternyata si cowok ini adalah pria beristri lalu ..... "Kenapa tidak boleh ? Aku hanya mencintai pria beristri"

Untuk yang ketiga sama yang terakhir singkat aja gue review disini. I Love You, Sir bercerita tentang cinta antara guru dan murid yang sengaja hubungannya ditutupi supaya ngga ketahuan pihak sekolah. soalnya kalo sampe pihak sekolah tau, mungkin nama si murid dan guru akan tercemar. Trus yang Pride bercerita tentang cowok yang lumpuh kakinya dari kecil dimana dia bener-bener takut (bisa juga dibilang marah) sama dunia luar yang banyak terdiri dari orang-orang normal. Saking takutnya dia cuman mau ngendap di dalam rumah tanpa berhubungan dengan orang lain kecuali keluarga dan orang terdekatnya.

Segitu aja review dari gue, mohon maaf kalo emang ternyata ketertarikan gue sama cerita komik ini ngga sependapat sama temen-temen. Selamat membaca sebelumnya :)